PENGEMBANGAN DESAIN REAKTOR “Ca(OH)2 FLUIDIZED BED” UNTUK MENGKONVERSIKAN CO2 MENJADI CaCO3

Choirur Roziqin, 2031510016 and Ista Fitrianingsih Kusumaningrum, 2031510031 (2019) PENGEMBANGAN DESAIN REAKTOR “Ca(OH)2 FLUIDIZED BED” UNTUK MENGKONVERSIKAN CO2 MENJADI CaCO3. Undergraduate thesis, Universitas Internasional Semen Indonesia.

[img] Text (ABSTRAK)
05 ABSTRAK.pdf

Download (314kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
07 DAFTAR ISI.pdf

Download (337kB)
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
10 BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (323kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
15 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (389kB)
[img] Text (FULLTEXT)
SKRIPSI - Choirur Roziqin_Ista Fitrianingsih K. (2031510016_2031510031).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (FULLTEXT DOC)
SKRIPSI - Choirur Roziqin_Ista Fitrianingsih K. (2031510016_2031510031).docx
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (JURNAL)
Paper Ista Fitria_2031510031.docx
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Reaktor Fluidized Bed untuk CO2 converter merupakan sebuah proses reaksi kimia antara Ca(OH)2 dengan CO2 sehingga membentuk suatu produk yang diinginkan, yaitu CaCO3, dan diharapkan dapat mengurangi jumlah emisi CO2 yang dihasilkan dari sektor industri. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh dari tekanan, konsentrasi, dan ketinggian plat, dalam jumlah CaCO3 yang dihasilkan dari reaktan CO2. Prinsip penelitian ini adalah absorpsi CO2 menjadi CaCO3, dengan reaktan Ca(OH)2. Reaktor dialiri CO2 dari bawah sehingga kontak dengan Ca(OH)2 dan menghasilkan CaCO3 yang akan menjadi zat yang bermanfaat. Dengan variabel yang digunakan yaitu pada ketinggian bed untuk single bed 0.25 m, 0.5 m, dan double bed 0.25 m dan 0.5 m, kemudian variabel tekanan CO2 0.5 MPa, 0.55 MPa, dan 0,6 MPa, dan variabel konsentrasi antara Ca(OH)2 terhadap air yaitu 70%wt, 75%wt, dan 80%wt. Pada penelitian ini dalam mengidentifikasi struktur fase yang terbentuk digunakan X-Ray Difractometer dan Scanning Electron Microscopy , dan daya absorpsi menggunakan Gas Chromatography. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi konsentrasi Ca(OH)2 (%wt) maka CaCO3 yang dihasilkan semakin tinggi, semakin besar tekanan CO2 yang digunakan maka CaCO3 yang dihasilkan semakin tinggi, dan semakin luas permukaan kontak antara Ca(OH)2 dan CO2 maka CaCO3 semakin tinggi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: 016/KK.19/UISI-01/TK
Uncontrolled Keywords: Absorpsi, CO2, dan CaCO3
Contributors:
ContributionNameEmail
Thesis advisorFandi Angga Prasetya, S.Si., M.Si.fandi.prasetya@uisi.ac.id
Thesis advisorEka Lutfi Septiani, S.T., M.T.eka.septiani@uisi.ac.id
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Department of Chemical Engineering
Depositing User: Aliffia Cahyani
Date Deposited: 22 Jul 2020 13:46
Last Modified: 08 Dec 2020 11:10
URI: https://repository.uisi.ac.id/id/eprint/452

Actions (login required)

View Item View Item