Bagus Indra Jumawa, 2032210005 PRODUKSI BIODIESEL DARI PALM FATTY ACID DISTILLATE (PFAD) BERKAPASITAS 83.273 TON/TAHUN DENGAN ANALISIS KOMPARATIF REACTIVE DISTILLATION (RD) DAN CONTINUOUS STIRRED TANK REACTOR (CSTR) SERTA SHELL AND TUBE HEAT EXCHANGER (STHE) DAN PLATE AND FRAME HEAT EXCHANGER (PFHE). [Pra Desain Pabrik] (Unpublished)
|
Text (PRA DESAIN PABRIK - FULLTEXT)
PRA DESAIN PABRIK KIMIA - BAGUS INDRA JUMAWA (2032210005).pdf Restricted to Registered users only Download (15MB) | Request a copy |
|
|
Text (PRA DESAIN PABRIK - FULLTEXT DOC)
PRA DESAIN PABRIK KIMIA - BAGUS INDRA JUMAWA (2032210005).docx Restricted to Repository staff only Download (10MB) | Request a copy |
Abstract
Peningkatan kebutuhan biodiesel di Indonesia sebagai dampak kebijakan mandatori pencampuran biodiesel pada bahan bakar diesel mendorong perlunya pembangunan pabrik biodiesel yang mampu memenuhi kebutuhan energi terbarukan secara berkelanjutan. Pra-rancangan pabrik ini bertujuan merancang pabrik biodiesel berbahan baku Palm Fatty Acid Distillate (PFAD) dengan kapasitas 83.273,6332 ton/tahun yang berlokasi di Kawasan Industri Buluminung, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Proses produksi menggunakan Reactive Distillation dengan katalis asam sulfat dan metanol sebagai reaktan. Perancangan meliputi penentuan kapasitas produksi, penyusunan neraca massa dan neraca energi, perancangan spesifikasi peralatan proses, penyusunan Process Flow Diagram (PFD) dan sistem utilitas, serta analisis kelayakan teknis dan ekonomi. Selain itu, dilakukan analisis komparatif terhadap penggunaan Continuous Stirred Tank Reactor (CSTR) dan Reactive Distillation (RD) sebagai reaktor proses, serta pemilihan jenis alat penukar panas antara Plate and Frame Heat Exchanger (PFHE) dan Shell and Tube Heat Exchanger (STHE). Hasil analisis menunjukkan bahwa Reactive Distillation merupakan alternatif terbaik karena mampu mengintegrasikan proses reaksi dan pemisahan secara simultan sehingga meningkatkan efisiensi proses, sedangkan Shell and Tube Heat Exchanger dipilih sebagai alat penukar panas yang paling ekonomis dan andal untuk kondisi operasi pabrik. Biodiesel yang dihasilkan memiliki kemurnian di atas 96,5%, sehingga memenuhi persyaratan mutu untuk dipasarkan. Hasil evaluasi ekonomi menunjukkan bahwa pabrik layak untuk didirikan dengan nilai Return on Investment (ROI) sebesar 44%, Pay Out Time (POT) selama 2,28 tahun, Break Even Point (BEP) sebesar 32%, Internal Rate of Return (IRR) sebesar 28%, serta Net Present Value (NPV) sebesar Rp240.974.901.653. Berdasarkan hasil analisis teknis dan ekonomi tersebut, pra-rancangan pabrik biodiesel dari PFAD dinilai layak untuk direalisasikan sebagai salah satu upaya mendukung penyediaan energi terbarukan di Indonesia.
| Item Type: | Pra Desain Pabrik | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | Softfile/KK.26/UISI-03/TK.PDP | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Biodiesel, Palm Fatty Acid Distillate (PFAD), Reactive Distillation, Pra-Rancangan Pabrik, Kelayakan Ekonomi. | ||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Subjects: | T Technology > TP Chemical technology | ||||||
| Divisions: | Department of Chemical Engineering | ||||||
| Depositing User: | Bagus Indra Jumawa | ||||||
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 11:58 | ||||||
| Last Modified: | 03 Aug 2026 11:59 | ||||||
| URI: | https://repository.uisi.ac.id/id/eprint/8773 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
