PENDEKATAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DALAM PROSES RELEASE SEMEN DI PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK. PABRIK TUBAN

Ajeng Mutiara Illahinasir, 2011510119 (2019) PENDEKATAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DALAM PROSES RELEASE SEMEN DI PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK. PABRIK TUBAN. Undergraduate thesis, Universitas Internasional Semen Indonesia.

[img] Text (ABSTRAK)
5. ABSTRAK.pdf

Download (317kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
7. DAFTAR ISI.pdf

Download (418kB)
[img] Text (BAB I)
10. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (322kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (123kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FULL SKRIPSI-AJENG MUTIARA ILLAHINASIR (2011510119)-converted.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text (FULLTEXT DOC)
FULL SKRIPSI-AJENG MUTIARA ILLAHINASIR (2011510119).docx
Restricted to Repository staff only

Download (10MB) | Request a copy

Abstract

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. merupakan perusahaan BUMN penghasil semen terkemuka di Indonesia. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. harus berupaya untuk mempertahankan posisinya dengan selalu menjaga bahkan meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan. Salah satu tahap yang menentukan kualitas semen adalah proses release semen. Berdasarkan observasi awal terdapat potensi kegagalan dalam proses release semen di unit packer Tuban IV. Kegagalan tersebut disebabkan oleh kesalahan manusia, mesin, komponen pendukung yang tidak sesuai, manajemen yang kurang baik, dan metode safety yang buruk sehingga berakibat pada penurunan hasil produksi semen. Dengan ini perlu adanya analisis risiko tahap awal dengan menggunakan fishbone diagram. Selanjutnya, menganalisis risiko menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Metode ini dapat menganalisis proses dan mode kegagalan yang mempengaruhi suatu proses dengan memberikan nilai atau rating pada setiap prosesnya. Dalam metode ini, pemberian nilai dibagi menjadi 3 yaitu severity, occurance, dan detection. Setelah itu, didapatkan nilai Risk Priority Number (RPN) dan menghitung nilai RPN rata-rata. Tahapan-tahapan proses release semen antara lain proses pengisian semen, proses transport kantong semen yang telah terisi, proses penimbangan, proses roll press, dan proses pengangkutan ke truck loader. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan nilai RPN rata-rata sebesar 70,51. Terdapat 6 (enam) mode kegagalan yang termasuk kategori kritis yaitu kantong semen pecah ketika berada di take away conveyor dengan nilai RPN sebesar 168, kantong semen jatuh tidak tepat pada conveyor dengan nilai RPN sebesar 154,3, angin masih terjebak dalam kantong semen dengan nilai RPN sebesar 114,8, tingkat kelelahan pekerja cukup tinggi dengan nilai RPN sebesar 101,2, kantong semen telat lepas saat pengisian dengan nilai RPN sebesar 90,1, dan proses distribusi pengebonan kantong lambat dengan nilai RPN sebesar 72,9. Setelah didapatkan mode kegagalan kritis, selanjutnya memberikan rekomendasi untuk mengatasi mode kegagalan yang ada di dalam proses release semen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: 94/KK.19/UISI-01/MR
Uncontrolled Keywords: Kegagalan Proses, FMEA, RPN, Release Semen, Mode Kegagalan, Process Failure, FMEA, RPN, Cement Release, Failure Mode
Contributors:
ContributionNameEmail
Thesis advisorIzzati Winda Murti, S.T., M.T.izzati.murti@uisi.ac.id
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Department of Engineering Management
Depositing User: Mahasiswa UISI
Date Deposited: 25 Jun 2020 08:28
Last Modified: 27 Jul 2020 13:43
URI: https://repository.uisi.ac.id/id/eprint/170

Actions (login required)

View Item View Item